Mengatasi Kebocoran Pada Kolam Limbah

Dalam industry perkebunan seperti sawit wajib untuk memiliki kolam limbah sebagai tempat pengolahan limbah sebelum akhirnya dibuang ke pembuangan akhir. Hal tersebut wajib sifatnya dan tidak bisa ditawar karena sudah di atur dalam undang – undang, sehingga jika melakukan pelanggaran maka aka nada sanksi bagi perusahaan yang bersangkutan.

Untuk membuat kolam limbah sendiri ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah memastikan bahwa tidak terjadi kebocoran yang mengakibatkan limbah terserap kedalam tanah sehingga dapat mencemari lingkungan sekitar.

Sperti dapat dilihat pada gambar berikut

Pada gambar diatas terlihat bahwa pome yang berada pada kolam 1 dan 2 mencemari air pada kolam 5 dan 6, hal tersebut terjadi karena terjadi rembesan pada kolam 1 dan 2 dan dalam jangka Panjang dapat menyebabkan longsor pada dinding kolam oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan agar pencemaran tidak semakin luas dan dapat segera di tanggulangi.

Baca Juga : Dinding Penahan Tanah Untuk Mencegah Longsor

Geomembrane Solusi Mengatasi Rembesan Pada Kolam Limbah

Dengan melakukan pemasangan geomembrane hdpe maka penyerapan limbah kedalam tanah dapat ditanggulangi karena sifat geomembrane hdpe yang kedap air dan tahan terhadap cairan kimia serta tahan korosif. Namun untuk pemasangannya sendiri perlu diperhatikan mengingat kolam yang akan dipasang adalah kolam yang sebelumnya telah terisi dengan cairan limbah.

Cara pemasangan Geomembrane HDPE pada kolam Limbah

Mengingat ada beberapa kolam yang akan dilakukan pemasangan Geomembrane maka pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, yaitu satu kolam dikosngkan terlebih dahulu dengan memompa cairan keluar yang kemudian ditampung pada kolam lainnya.

Kemudian membersihkan bekas-bekas limbah dari tanah, karena cairan limbah rentan menghasilkan gas yang dapat mengakibatkan gelembung pada geomembrane nantinya. Setelah itu membuat saluran pembuangan gas di dasar kolam agar nantinya tidak ada gas yang terjebak dibawah geomembrane.

Sebelum melakukan pemasangan geomembrane ada baiknya dilakukan pemasangan geotextile non woven untuk melindungi geomembrane dari kerikil tajam yang dapat menyebabkan sobekan atau lubang pada geomembrane. Pastikan semuanya terpasang dengan rapi baik dari segi sambungan dan tidak ada gelomabang.

Setelah itu baru dilakukan pemasangan geomembrane pastikan tidak ada lipatan dan sambungan telah dilakukan dengan rapi sesuai prosedur. Mengingat ini adalah kolam yang sudah pernah di isi maka meski telah dilakukan pembersihan limbah dan lumpur sebelumnya, tetap aka nada potensi terjadinya gelembung oleh karena itu dilakukan pengecoran setebal 10 cm – 20 cm sebagai pemberat agar geomembrane tidak bergelembung.

Setelah pengecoran kering sempurna, biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 hari maka mulai dilakukan pengetesan dengan mengisi air dan didiamkan selama 2 hari jika tidak ada kebocoran mulai ditambah pengisian hingga setengah kolam. Setelah sudah dipastikan aman tanpa ada kebocoran maka perbaikan kolam lainnya bisa dilakukan dengan memindahkan isi kolam berikutnya ke kolam yang sudah diperbaiki.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai material Geomembrane HDPE dan Non Woven Geotextile silahkan kunjungi jualgeotextile.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *