Hidup lebih santai tapi tetap produktif maksimal

Hidup itu tak perlu dibawa sulit. Memang sumber stres bisa datang dari mana saja, tapi menyikapi stres dengan bijaksana adalah salah satu indikasi bahwa kita telah mencapai level kedewasaan yang mumpuni.

Bekerja terlalu keras tanpa meninggalkan waktu bersantai di usia muda, ada kalanya berpotensi membuat kita selalu merasa lelah dan bahkan menimbulkan penyakit di masa mendatang. Belum lagi kurangnya perhatian kepada anak, pasangan maupun orang-orang tercinta di sekitar kita dari Casualogue.id.

Karena waktu yang sudah lewat jelas tak dapat diulang kembali, bagaimana cara bekerja dengan taktik lebih smart tapi tetap punya cukup waktu untuk diri sendiri dan orang-orang yang terkasih, sehingga kita hidup lebih santai tapi tetap produktif maksimal dan tentunya tidak melewatkan momen-momen penting dalam hidup?

Yuk, ikuti tips-tipsnya dalam artikel persembahan dari Generali Indonesia berikut ini.
Berusahalah untuk selalu berkepala dingin dan tidak emosional

Orang yang emosional seringnya juga temperamental. Alih-alih marah saat ada hal yang tak sesuai keinginan kita, cobalah untuk berusaha selalu menjaga kepala dingin dan bersabar – hindari luapan-luapan emosi yang tidak akan menyelesaikan masalah, malah membawa stres dan kekacauan semakin besar.

Belajarlah mengendalikan semua emosi dengan bijaksana. Praktekkan meditasi setiap hari untuk ketenangan batin. Cobalah nikmati dan hayati setiap pekerjaan dan berikan fokus atensi maksimal saat mengerjakan sesuatu: alih-alih bekerja sambil makan, selesaikan pekerjaan atau break sejenak untuk makan. Kunyah makanan lebih lama, hayati setiap tegukan kopi dan mensyukuri setiap momen dalam hidup.
Hindari terlalu banyak menggunakan gadget

Dunia masa kini adalah dunia online yang selalu sibuk sepanjang waktu. Supaya pekerjaan cepat selesai, hindari distraksi dari gadget – saat sedang bekerja, tentukan jangka waktu dimana ponsel dan tablet beserta segala bentuk komunikasi online seperti Facebook, Whatsapp, Instagram harus dimatikan atau distop notifikasinya. Ini bertujuan agar konsentrasi penuh menyelesaikan pekerjaan tidak terpecah oleh gangguan.

Selesaikan pekerjaan tepat waktu dan beri jeda istirahat untuk mengecek segala medsos dan komunikasi online lainnya, sebelum kembali fokus mengurus tugas yang masih belum sepenuhnya dikerjakan.
Buat rencana dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang

Buat master plan rencana besar yang akan dicapai dalam jangka panjang, lalu tentukan setiap rencana kecil yang akan membawa selangkah lebih dekat ke tujuan akhir.

Dengan begini, kita punya tujuan jarak dekat yang bisa dengan mudah dicapai, sehingga tidak putus asa karena tujuan besar belum juga dapat diraih.

Rayakan setiap pencapaian dengan memberi reward hadiah kecil bagi diri sendiri supaya tetap terpacu untuk berusaha mencapai garis akhir rencana master plan kita.
Sayangi diri sendiri

Jangan terlalu keras pada diri sendiri, ya. Ingatlah bahwa kita semua adalah manusia biasa yang punya keterbatasan kemampuan dan bahwa masing-masing orang berbeda. Stop banding-bandingkan diri dan pencapaian kita sendiri dengan orang lain, apalagi sampai merasa rendah diri.

Selalu sisihkan waktu untuk me-time sesibuk apapun kita – beri waktu untuk tubuh dan pikiran beristirahat supaya “baterai” semangat bisa terisi ulang dan kesehatan tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *